26 maret 2011

Sunday, March 27, 2011

Hidup itu seperti roda yang berputar, emang benar sih begitu, contoh nya saja pada diriku sekarang, dulu aku diatas dan sekarang aku dibawah, dulu aku dengan mudah dan nyaman menikmati indah nya dunia, hidup bergelimang harta, dan dikelilingi oleh teman teman yang seimbang dengan kehidupanku waktu itu, dikelilingi wanita wanita cantik yang setiap saat merangkulku dari belakang. Namun sekarang roda memutarku kebawah, menjadi anak brokenhome dengan keadaan ekonomi yang memprihatinkan, dijauhi teman teman yang dulu serba merasakan kehidupan mewah, dan kehilangan para wanita wanita cantik yang selalu tertawa keras ditelingaku.


Jadi teringat apa kata last cild dengan judul lagu diari depresiku bahwa mungkin sampai saat ini aku iri pada kalian yang hidup bahagia didalam suasana indah dalam rumah J. Dan aku juga teringat sepenggal katanya dari last cild itu sejenak bisa aku lupakan dengan sebotol minuman keras yang aku genggam sekarang ini.

Mana ada orang yang percaya kalau kehidupanku sekarang tidak sejaya yang dulu, mana ada orang yang percaya kalau anak seorang pegawai pt swasta ternama diriau ini tidak memiliki selembar uang 50ribu didompet nya, mana ada orang yang percaya kalau orang seperti aku memiliki masa lalu yang kelam dan keras. Hanya aku dan Allah SWT yang tahu.

hari hari yang kelam itu perlahan mulai menunjukkan setitik cahaya, aku bersyukur bertemu orang orang hebat ditengah tengah kehidupanku yang kelam, merekalah para sahabatku yang setia menemaniku disaat aku lagi memerlukan sedikit senyuman yang bisa menyejukkan hati ini, dan seorang wanita yang mencintaiku apa adanya, dan aku berjanji tidak akan menghianati nya sampai kapanpun sebab aku tidak mau kejadian kejadian yang dulu terulang lagi.

Dulu aku pernah mencintai seorang wanita, dan aku sangat sayang padanya, dia meninggalkanku tanpa alasan yang jelas J, jujur sampai saat ini dya masih ada dalam hatiku, hanya dya yg bisa aku cintai. Semenjak dya pergi dariku, hidupku kembali merasa kosong dan hancur, aku tidak peduli lagi ada itu cinta, apa itu sayang, aku menjadi seorang bajingan yang selalu menyakiti perasaan para wanita yang pernah menjalin hubungan denganku. Semua gara gara dya yang pernah meninggalkan aku. Namun semua itu berakhir setelah aku menyadari bahwa cinta tidak bisa dipermainkan, aku telah salah menyakiti seorang wanita yang benar benar mencintaiku apa adanya, seorang wanita yang bisa menggantikan orang yang pernah hilang dari hidupku, aku menyesal telah berbuat demikian, disaat aku mmenemukan wanita yang bisa menggantikannya, aku malah menyakitinya dan dya pergi meninggalkanku sampai saat ini, aku terpaksa menerima keadaan seperti ini dua kali kehilangan orang yang aku cintai.

Aku sadar karmai itu berlaku, itulah yang aku dapat, aku terlalu balas dendam akan sakitnya hatiku, sampai sampai aku menyakiti seorang wanita yang seharus nya aku miliki. Aku memutuskan berhenti menyakiti wanita, dan berhenti mencintai, aku tidak berani lagi jatuh cinta, sebab aku tidak mau lgi kehilangan orang yang aku cintai untuk ketiga kalinya. Sekarang aku hanya bisa mencintai orang yang cinta sama aku, Cuma itu yang bisa membuatku tidak merasa kehilangan lagi.

Seiring berjalannya waktu akhirnya seorang wanita hinggap dihatiku, seorang wanita sederhana, tidak manja dan mandiri itu hadir disaat aku membutuhkan seorang pendamping yang bisa memperhatikanku disaat aku butuh perhatian, seorang gadis melayu yang sedang menuntut ilmu bahasa inggris dikampus islam riau J, aku berjanji pada diriku, bahwa aku tidak akan melepaskan nya dari hidupku, aku tidak akan menyakitinya, aku tidak akan menghiananti cinta seseorang yang mencintaiku, seperti janjiku pada diriku sendiri, aku akan mencintai orang yang cinta sama aku.

Namun cobaan itu selalu datang, kesetiaan selalu diuji dengan segala macam cobaan, J aku sadar perubahan diri ini membawa hal positif pada diriku, iman dan kesetiaanku selalu diuji dengan hadirnya mereka yang membuat hatiku terbawa arus untuk mencintai mereka, perlahan aku mulai mencintai teman teman wanitaku, namun aku sadar bahwa ini adalah ujian bagiku apakah aku benar benar setia dengan pasanganku sekarang. Bahkan mereka yang benar benar tulus mencintaiku terpaksa terluka demi kesetiaanku padanya.

Teringat apa kata armada bahwa aku hanya ingin setia, dan seperti kata bonjovi tank you for loving me. Aku tidak bisa meninggalkan dya yang mencintaiku, aku tidak mw kehilangan org terbaik yang aku miliki untuk ketiga kalinya.

2 comments:

dunia jijah said...

beruntung cew kmu put kerna punya pcar kyak kmu yg setia ma dia```

Putra said...

alhadulillah kalo emang bgtu...:D makasih jijah

Post a Comment

 
 
 

slide foto